PT.PRABANGKARANEWS MEDIA GROUP

6/recent/ticker-posts

Diterbitkan Oleh:
PT. Prabangkaranews Media Group
Ham: AHU-0011378.AH.01.01.2020
Daftar Perseroan
AHU-0037226.AH.01.11.2020
NPWP: 94.459.273.2-647.000

Pers dan Media Sosial


Pers dan Media Sosial

P
enulis: Agoes Hendriyanto

Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau publikas isecara dicetak (printed publication). Pada sejarahnya press dimulai dari berita yang dihasilkan proses encoding seorang jurnalis ataupun wartawan yang diwujudkan dalam pesan tertulis dalam bentuk tulisan.  Kemudian oleh pihak perusahaan pers berita tersebut dicetak untuk selanjutnya berita dalam bentuk cetak tersebut didistribusikan melalui agen-agen. 


Namun dalam perkembangannya arti pers meluas, yaitu aktifitas pemberitaan  mencakup semua media komunikasi baik konvensional, elektronik, dan online.  Proses tersebut menghasilkan karya yang  mempunyai fungsi  menyebarkan informasi yang berupa  berita, gagasan kepada pembaca ataupun komunikan.

Pers sebagai sebuah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik berbentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, data, grafik maupun dalam bentuk lainnya.

Pers atau Media untuk melakukan kegiatan jurnalistik dengan kode etik, terdapat managemen yang menaunginya yang berkaitan dengan prosedur pemberitaan.  Didalamnya ada pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, pewarta/reporter/wartawan

Untuk menjadi sebuah berita atau karya jurnalistik melalui proses:

  • Persiapan yang terdiri; persiapan peralatan ke lokasi liputan, menentukan isu atau tema, fisik, konsentrasi ke lokasi, jadwal, waktu, membaca
  •  Produksi dalam hal mendapatkan informasi dengan proses wawancara, ngobrol santai, membaca literature ataupun dokumen.
  • Informasi yang telah didapatkan akan diolah ataupun diproduksi atau proses encoding menjadi berita yang siap untuk dilaporkan ataupun diberitakan melalui media online.
Keseluruhan proses tersebut merupakan karya jurnalisme. jurnalistik adalah “aktivitas” mencari, mengolah, menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa. Aktivitas ini dilakukan oleh wartawan (jurnalis).

jurnalistik  sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat.

Media sosial dalam hal ini facebook, twitter, dan istagram tidak termasuk dalam karya jurnalistik.  Sangat berbeda dengan media generasi ketiga yaitu media online atau sering disebut dengan medis ziber.  Untuk menerbitkan media online harus didaftarkan di Kemenkum dan Ham dengan mendapatkan nomer AHU sebuah Perseroan Terbatas.  Selain itu juga harus didaftarkan di Pemerintah untuk mendapatkan AHU dari Badan Penanaman Modal Dalam Negeri.

Berbeda dengan media sosial yang tidak ada persyaratan untuk diterbitkan sebuah Perseroan Terbatas atau PT.  Namun media online yang diterbitkan oleh PT, seharusnya mendapatkan pembinaan dari pemerintah.  Insan media khususnya pewarta/wartawan/reporter akan termotivasi untuk menghasilkan katrya jurnalistik yang terbaik.  Hal ini akan mengurangi semakin banyaknya berita hoaks ataupun yang tidak bermutu.

Karya jurnalisme yang baik dapat memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat Indonesia dalam rangka merawat ke Indonesiaan.  Oleh sebab itu seorang jurnalis / pewarta / wartawan harus mempunyai sifat kritis, independen, dan mandiri.  Agar setiap hasil tulisannya dapat memberikan kontribusi bagi Bangsa dan Negara. 

Semoga pemerintah memperhatikan profesi jurnalis / wartawan / reports disebabkan mereka juga manusia yang butuh keperluan sehari-hari.  Jika keperluan untuk hidup tercukupi mudah-mudahan independensi dalam membuat berita akan sesuai dengan fakta di lapangan.


Posting Komentar

0 Komentar