PT.PRABANGKARANEWS MEDIA GROUP

6/recent/ticker-posts

Diterbitkan Oleh:
PT. Prabangkaranews Media Group
Ham: AHU-0011378.AH.01.01.2020
Daftar Perseroan
AHU-0037226.AH.01.11.2020
NPWP: 94.459.273.2-647.000

Upacara Adat Tetaken Desa Mantren, Pacitan, Jawa Timur

 

 UPACARA ADAT TETAKEN DESA MANTREN KECAMATAN KEBONAGUNG, PACITAN, JAWA TIMUR INDONESIA

Oleh:  Agoes Hendriyanto, Bakti Sutopo 

STKIP PGRI Pacitan 

Jl. Cut Nya’ Dien 4A Ploso Pacitan, Jawa Timur, Indonesia 

Email. Rafid.musyffa@gmail.com 

ABSTRAK 

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Informan penelitian adalah masyarakat Desa Mantren yang mengetahui dan ikut dalam upacara adat Tetaken, yaitu Kepala Desa Mantren, juru kunci Gunung Limo, tokoh masyarakat. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Lokasi penelitian ini di Desa Mantren, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut: pertama, prosesi Upacara Adat Tetaken, 1) pembukaan, 2) juru kunci dan siswa turun dari Gunung Limo, 3) prosesi nyuceni siswa yang telah menyelesaikan meditasi beberapa bulan di Gunung Limo dilakukan oleh Juru Kunci, 4) wejangan juru kunci kepada siswa dan menyerahkan siswa kepada masyarakat supaya bias bermanfaat bangsa dan Negara, 5) Demang mantren menerima ssiwa yang telah diwisuda tersebut dan mengharapkan memberikan kontribusi bagi kemajuan Desa Mantren, 6) makanan yang dibawa seluruh masyarakat Mantren dimakan bersama-sama tamu undangan, prosesi diakhiri dengan seni Tayub sebagai ungkapan suka cita. Nilai kearifan lokal dalam Upacara Adat Tetaken sebagai berikut: Gotong royong, solidaritas, pekerja keras, sederhana, menjaga keseimbangan alam, dan religiusitas. 

Kata kunci: Upacara adat tetaken, kearifan lokal, prosesi

 

 
 

Posting Komentar

0 Komentar